TUGAS PENGANTAR
MANAJEMEN PENDIDIKAN
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
DOSEN : Prof. Dr.
Mukhneri Mukhtar, M.Pd
ASISTEN DOSEN
: Dede Hamdani, M.Pd
Pengambilan keputusan menjadi salah satu dari aktivitas yang
paling utama dimanapun anda berada, karena hidup adalah pilihan. Jadi pengambilan
keputusan sangat dibutuhkan untuk menentukan jalan hidup anda kedepannya. Karena
kesempatan yang sama tidak akan terjadi untuk kedua kalinya. So... jangan
pernah ingin menyesal dalam mengambil keputusan.
Kalo kalian bingung-bingung dan bertanya-tanya gimana
siiihhhh biar nggak nyesel ngambil keputusan? Nah di postan kali ini saya bakal
jabarin semuanya nih. Yukk cuss.....
Yang pertama dan utama saya bakal jabarin definisi definisi
dari para ahli
1. Syafaruddin Anzizhan
Pengambilan keputusan
merupakan suatu proses memecahkan suatu masalah dengan menentukan pilihan dalam
beberapa alternatif untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
2. Sondang P.Siagian
Pengambilan keputusan adalah
suatu pendekatan yang sistematis terhadap hakikat alternatif yang dihadapi dan
mengambil tindakan yang menurut perhitungan merupakan tindakan yang paling
cepat.
Jadi,kesimpulan dari
beberapa pendapat ahli tersebut tentang definisi pengambilan
keputusan adalah proses memilih sejumlah alternatif dalam memecahkan suatu
masalah.Oleh karena itu,pengambilan keputusan memiliki peran penting,khususnya
dalam suatu organisasi.Pengambilan keputusan dalam menyelesaikan masalah
merupakan salah satu peranan leader/pemimpin dan manajer.
Langkah-langkah dalam pengambilan keputusan
a)
Mengidentifikasi suatu masalah
b) Memperjelas
dan menyusun prioritas sasaran
c) Menciptakan
pilihan-pilihan
d) Menilai
pilihan-pilihan
e) Membandingkan
akibat-akibat pada masing-masing pilihan
f) Memilih
pilihan dengan konsekuensi dengan sasaran-sasaran
Jenis masalah dan keputusan
Ø Jenis Masalah
Masalah dibagi
menjadi 3 golongan yaitu:
· Masalah
Korektif
· Masalah Progresif
· Masalah Kreatif
1. Masalah Korektif
Yaitu masalah
yang muncul akibat terjadinya penyimpangan-penyimpangan dari yang telah direncanakan
2. Masalah Progresif
Yaitu masalah
yang terjadi pada masa lalu dan ada
keinginan kita untuk memperbaiki masalah tersebut
3. Masalah Kreatif
Yaitu
masalah yang muncul karena adanya keinginan untuk menciptakan sesuatu yang baru
Ø Jenis Keputusan
Secara umum
keputusan terbagi menjadi dua yaitu:
·
Keputusan Strategis
· Keputusan Operasional
1. Keputusan strategis
Yang dimaksud
keputusan strategis disini adalah kebijakan-kebijakan dan arah/tujuan dalam
suatu organisasi
2.
Keputusan operasional
Keputusan ini mengenai pengelolaan dalam organisasi
sehari-hari
Adapula jenis keputusan berdasarkan masalah yang dihadapi
· Keputusan yang
diprogramkan (program decision)
· Keputusan yang
tidak diprogram (non programed decision)
1. Keputusan yang diprogramkan
Keputuan ini dibuat berdasarkan masalah-masalah yang
diketahui dengan jelas masalahnya
2. Keputusan yang tidak diprogram
Keputusan ini kebalikan dari keputusan yang diprgramkan
yaitu tidak diketahui dengan jelas masalahnya
Gaya pengambilan keputusan
Gaya pengambilan keputusan terbagi menjadi 4 yaitu:
1) Gaya Direktif
v Tolerasi
rendah
v Suka menggunakan kekuasaan
v Berorientasi pada tugas dan tindakan
v Lebih efisien,logis,dan sistematis
v Fokus dan menyelesaikan sesuatu dengan cepat
v Ingin mengontrol
2) Gaya Analitik
v Toleransi tinggi
v Suka menganalisis situasi
v Mengevaluasi banyak informasi
v Memerlukan waktu lama dalam mengambil
keputusan
3) Gaya konseptual
v Toleransi
tinggi
v Peduli
terhadap lingkungan sosial
v Mempertimbangkan
banyak pilihan
v Mengandalkan
intuisi(perasaan&pengalaman)
v Berani
mengambil resiko
v Ketidakpastian dalam mengambil keputusan
4) Gaya perilaku
v Toleransi
rendah
v Peduli terhadap lingkungan sosial
v Menyukai
keterbukaan
v Cenderung
menghindari konflik
v Tidak
membuat keputusan yang tegas
v Cenderung
menerima saran
Kondisi pengambilan keputusan
1)
Pengambilan keputusan dalam kondisi pasti alternatif yang dipilih hanya
memiliki satu hasil Keputusan yang diambil didukung oleh informasi/data yang
lengkap Mengetahui apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Selalu dihubungkan dengan masalah rutin
2)
Pengambilan keputusan dalam kondisi resiko alternatif yang dipilih lebih
dari satuPengambilan keputusan memiliki lebih dari satu alternatif Informasi
/data mendukung dalam membuat keputuan
3)
Pengambilan keputusan dalam kondisi tidak pasti Tidak diketahui sama sekali
kondisi yang mungkin timbul Tidak memiliki informasi/data yang lengkap Hal yang akan diputuskan biasanya belum pernah
terjadi
4) Pengambilan keputusan dalam kondisi konflik
Pengambil keputusan saling bersaing Kepentingan dua atau lebih pengambil
keputusan saling bertentangan. Pengambil keputusan bertindak sebagai pemain
dalam suatu permainan
Pendekatan pengambilan keputusan
1) Pendekatan filosofi
a.
Konsekuensialisme,utilitarianisme
Konsekuensialisme dalam hal ini pelaku benar-benar
sungguh-sungguh dalam memaksimalkan manfaat yang dihasilkan oleh
keputusan.Sedangkan,utilitiarianisme hanya sebagian manfaat dalam pengambilan
keputusan baik dalam bisnis,profesional,dan organisasi.
b. Deontologi
Berfokus pada kewajiban dan tanggung jawab yang
memotivasi suatu tindakan.
c. Virtue Ethics
(Etika kebijakan)
Berkaitan dengan aspek motivasi dari karakter moral pada
pengambil keputusan
2) Pendekatan lima pertanyaan
Adalah pendekatan
yang berguna untuk pertimbangan masalah dan dirancang untuk memfokuskan proses
pengambilan keputusan atau pengambil keputusan yang terlibat.
3) Pendekatan standar moral
Untuk
menganalisis dampaknya dalam suatu masalah,dan memimpin pengambil keputusan
untuk analisis yang lebih luas.
4) Pendekatan pastin
Menggunakan
konsep etika aturan dasar bahwa individu dan organisasi memiliki aturan dasar
yang mengatur perilaku .




